Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia) kepada instansi yang telah melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik, lewat upaya perbaikan pelayanan publik dan tata kelola yang bersih, akuntabel, dan melayani masyarakat lebih baik.
Ditemui GPriority selepas menerima penghargaan dari MenPAN-RB, Rini Widyantini, Kepala DPMPTSP Palu, Amiruddin, S.H., M.M., menekankan jika selama ini instansinya terus menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
“Artinya ya kami menjalankan pemerintahan yang betul-betul berakhlak, sehingga kita mampu memberikan pelayanan yang jelas, transparan, dan bebas yang namanya korupsi,” ungkapnya saat diwawancarai langsung oleh GPriority.
Untuk mempertahankan predikat tersebut, Amiruddin menyebut langkah-lagkah yang dilakukan diantaranya dengan meningkatkan kinerja aparat, melakukan pengawasan yang ketat, hingga melakukan evaluasi untuk memperbaiki kinerja.
“Intinya ke depan kita harus lebih baik dari sekarang,” tegasnya.
Sebagai informasi, raihan predikat tersebut melalui proses panjang pembenahan sistem, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas layanan perizinan dan kesehatan di unit kerja terkait, dalam hal ini DPMPTSP Palu.
Selain DPMPTSP Palu, penghargaan WBK juga diraih oleh Puskesmas Talise. Predikat ini menunjukkan adanya upaya pembenahan tata kelola, transparansi layanan, akuntabilitas kinerja, serta komitmen instansi yang meraih penghargaan, untuk membangun integritas di unit kerjanya.
Sementara, KemenPAN-RB lewat penghargaan ini berupaya menciptakan birokrasi yang bebas korupsi, bersih, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk dalam layanan perizinan pada DPMPTSP.

